Bukalah cendela pikiranmu sekedar untuk berfikir..

Rabu, 03 Agustus 2011

Dibalik Kekhawatiran ada Secerca Kebahagiaan

Sesuai kata pepatah yang pernah ditulis oleh Ibu Qita Kartini, "habis gelap terbitlah terang". Eghmm.. enak banged kedengerannya, tapi gak buat aku. Sulid banged menunggu terang. Terang itu hanya bisa aku dapat seandainya ada maaphQ di-confirm olehnya.


Aku tidak menyangka bahwa apa yang kulakukan hari ini tlah menyakitimu Kanda. Aku emang salah, salah dalam memahamimu, salah mengertimu. Aku minta ijin ama Kamu hanya ingin kerumah temen, eh ternyata setelah ke sana, aku malah ke KDS. Ngak pamit lagi. Hemm sungguh terlalu....!

Tapi bolehkah aku menjelaskan sedikit tentang hal ini.
Kanda... Hari itu aku emang ijin padamu untuk pergi ke rumah temennya Dinda. Aku ke sana mengambil setrika, buku dan sebagainya. Tapi tiba-tiba temenku mengajakku ke KDS, karna dia tidak punya teman untuk pergi ke sana. Sumpah.. Aku tidak shoophing ataupun macam-macam. Aku hanya mengantarkan dia sayang.

Aku sadar bahwa aku bukanlah orang yang ingin membohongimu Kanda. Plisss believe me in this condition. Maaf ya atas kesalahanku ini. Aku janji tidak akan mengulangi lagi... JANJI.....!

Namun.. jangan seperti ini kanda. Tidak memberikan kabar slama 12 Jam. Mungkin kanda kuad dengan ini, Tapi aku.. Tidak kanda. Jangan diamin aku seperti ini dong. Aku butuh Kanda. Aku punya masalah dengan teman-temanku, aku masih bisa kuad karna kanda yang slalu menenangi aku. Tapi saat ini, aku tidak bisa karna kau marah padaku. Kanda mohon bales dan angkat dong telponku.

Aku tau, bahwa ini merupakan anugerah Tuhan. Ada rasa benci, marah, geram, kesal, kecewa namun pada akhirnya Tuhan memberikan kebahagian. Benar Kata Ibu Kartini, "Habis Gelap Terbitlah Terang".

Kanda menjemputku di Dr. Hery. Senyuman yang ku kangenin, datang juga ne. Aku kangen Kamu sayang. Dengan senyumannya, aku akhirnya bisa lega dan nyaman berada di sisinya. Tak terasa malam sudah semakin gelap, habis sholat taraweh. Aku dan Dia mulai melanjutkan pejalanan ke Sebuat tempat yang indah dan cukup dingin sih. Aku dan Kanda bercerita banyak hal, tentang kebiasaan, tentang Qitanya dan kepribadian Qita. Akhirnya Kanda tidak marah dan Aku sangat senang sekali. Makasih Sayang.

Ya Tuhan
Aku Sayang Dia...
Smoga hal ini bisa sebagai bahan pelajaran dan Instropeksi diriki sendiri.
dan Smoga Allah membuang jauh-jauh semua masalah ini...Amien

by. Dini Herdita

Tidak ada komentar: